Perjanjian Kinerja

Perjanjian kinerja adalah lembar/dokumen yang berisikan penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan instansi yang lebih rendah untuk melaksanakan program/kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja. Melalui perjanjian kinerja, terwujudlah komitmen penerima amanah dan kesepakatan antara penerima dan pemberi amanah atas kinerja terukur tertentu berdasarkan tugas, fungsi dan wewenang serta sumber daya yang tersedia. Kinerja yang disepakati tidak dibatasi pada kinerja yang dihasilkan atas kegiatan tahun bersangkutan, tetapi termasuk kinerja (outcome) yang seharusnya terwujud akibat kegiatan tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian target kinerja yang diperjanjikan juga mencakup outcome yang dihasilkan dari kegiatan tahun-tahun sebelumnya, sehingga terwujud kesinambungan kinerja setiap tahunnya. Penyusunan Perjanjian Kinerja ini merupakan salah satu tahapan dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang termuat dalam Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan berlaku untuk semua instansi pemerintah tak terkecuali dengan Mahkamah Agung dan semua lembaga peradilan di bawahnya. Dan berikut merupakan Perjanjian Kinerja Pengadilan Tata Usaha Negara Denpasar:

Tahun 2017

No. Keterangan                    
1. Sekretaris
2. Panitera
3. Panitera Pengganti
4. Sub Bagian Perencanaan, IT dan Pelaporan
5. Sub Bagian Umum dan Keuangan
6. Sub Bagian Kepegawaian dan Organisasi dan Tata Laksana 
7. Kepaniteraan Perkara
8. Kepaniteraan Hukum
Copyright © 2016 Pengadilan Tata Usaha Negara Denpasar. All rights reserved.